Monday, October 24, 2016

Wanita dan Darah

Wanita dan darah, selalu erat hubungannya, seperti sepasang kekasih yang tak terpisahkan. Beberapa waktu lalu saya membaca sebuah cerpen milik Intan Paramaditha tentang perempuan. Benar bahwa, perempuan selalu erat kaitannya dengan darah. Darah menstruasi, darah malam pertama darah melahirkan dan darah darah yang lain.



Bukannya menakutkan, darah-darah itu ditunggu dan diharapkan kedatangannya. Sejak membaca cerpen kemaren, saya jadi sedikit lebih jauh mengenal diri saya sebagai seorang wanita. Memang benar, kadang hanya karena setetes darah, seorang wanita diragukan kewanitaannya ataupun kesetiaannya. Hanya karena setetes darah saja, bisa membuat hancur dan keraguan bagi mereka yang mempercayai begitu berartinya darah dalam satu peristiwa.

Nyatanya, darah dan wanita memang selalu akrab dan dikait-kaitkan dengan momok yang menakutkan. Sekali lagi, bagi seorang wanita, darah itu ditunggu.. mereka karib.. bukan musuh..

No comments:

Post a Comment