Wednesday, October 19, 2016

Alasan Mengapa Kamu Sering Merasa Sibuk padahal Tidak

Seringkali seseorang merasa sangat sibuk padahal tidak demikian adanya. Tidak pandai mengatur waktu akan membuat kehidupan sehari-hari yang kita jalani terasa begitu sempit dan penat. Tidak mengherankan mengingat kita seringkali tidak memberikan perhatian padahal hal kecil yang kadang-kadang dapat mempengaruhi hal-hal yang lebih besar dan penting di dalam hidup ini.

Banyaknya pekerjaan yang menumpuk dan tuntutan serta persaingan di dunia kerja yang semakin ketat membuat banyak orang mudah mengalami stress, dan seringkali melampiaskan apa yang mereka rasakan di tempat yang salah dan kepada orang yang tidak bersalah. Itulah beberapa dampak yang seringkali kita saksikan akibat “merasa sibuk padahal tidak.”



Mungkin kamu adalah salah satu orang yang setiap hari selalu merasa sibuk padahal sebenarnya tidak. Menurut penelitian, ada banyak faktor yang menyebabkan mengapa seseorang bisa merasa demikian.

Satu contoh kecil, ketika perekonomian di masyarakat terus tumbuh dan semakin baik, itu akan membuat pendapatan harian masyarakat meningkat. Tanpa disadari ternyata hal tersebut juga diikuti oleh semakin tingginya biaya hidup, semakin besar tekanan di dalam pekerjaan, dan semakin ketat persaingan yang ada. Sehingga, tidak sulit untuk membayangkan apabila semakin penting dan kaya seseorang maka beban yang dipikulnya semakin berat.

Selain karena faktor ekonomi, beberapa alasan berikut ini ternyata dapat menyebabkan seseorang merasa begitu sibuk dan merasa memiliki waktu yang begitu sempit setiap hari.

Teknologi

Teknologi diciptakan untuk mempermudah kita dalam berbagai hal. Akan tetapi, seperti boomerang, teknologi yang terus merampas waktu dari kehidupan kita dan memaksa kita untuk meluangkan waktu meladeni semua teknologi yang ada tersebut. Misalnya saja, teknologi seperti internet dan gadget yang menyita begitu banyak waktu kita untuk:
  • Mengecek email yang masuk
  • Menyapa teman di sosial media
  • Mengatur jadwal
  • Browsing dan membaca berita
  • Kecanduan menonton video di Youtube
  • Hingga kecanduan bermain game dan lain-lain.


Berbagai kegiatan yang kita lakukan dengan teknologi membuat banyak waktu tersita, membuat mata dan otak mudah lelah serta membuat tubuh tidak banyak bergerak sehingga menjadi kaku dan mudah sakit-sakitan.

Tidak bisa membedakan mana yang prioritas dan mana yang tidak penting

Ada banyak orang yang hidup di dunia ini tanpa memaksimalkan akal dan pikiran yang telah diberikan oleh Penciptanya. Salah satu bentuk dari ketidak maksimalan tersebut adalah, mereka seringkali tidak bisa membedakan mana yang prioritas (penting) dan mana yang tidak penting (sia-sia). Bahkan, tidak sedikit juga di antara manusia yang seringkali melakukan kegiatan sangat tidak penting untuk diulang dan diulang setiap hari.

Jika kamu menyadari bahwa ada begitu banyak kegiatan tidak penting yang seharusnya bisa kamu tinggalkan, maka akan dengan mudah kamu akan memiliki banyak waktu luang yang bisa kamu manfaatkan untuk membuat hidupmu lebih bergairah, lebih berarti, dan lebih bermakna.

Mulai sekarang, cobalah membuat sebuah daftar berbagai kegiatan sehari-hari yang sering kamu lakukan mulai dari yang paling penting hingga yang paling tidak penting. Setelah itu, cobalah untuk memblacklist semua kegiatan tidak penting dari hidupmu untuk ditinggalkan.

Setelah itu bandingkan dengan kehidupan yang selama ini kamu jalani.

Sengaja menjadi orang sibuk

Orang-orang yang penting atau yang dianggap penting seperti mereka yang duduk dibangku jabatan tinggi seringkali terlihat sibuk setiap hari, setiap waktu, bahkan setiap menit. Hal tersebut seringkali diadopsi oleh orang-orang yang sebenarnya statusnya tidaklah penting-penting amat.

Ya, sebuah keinginan untuk “dianggap penting” membuat banyak orang cenderung sengaja ber sibuk-sibuk ria agar terkesan sama seperti orang-orang penting yang punya jabatan lainnya agar terlihat keren. Padahal, seandainya perasaan tersebut bisa ditendang jauh-jauh, kamu akan memiliki hidup yang jauh lebih indah dan lebih menyenangkan dibandingkan dengan menjadi "orang penting" super sibuk yang tersemat didahimu.

No comments:

Post a Comment