Saturday, December 12, 2015

11 Hal yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan pada Saat Darurat

Sekali waktu, terkadang kita menemukan orang yang membutuhkan pertolongan atau bantuan medis dan kondisinya tidak memungkinkan untuk membawanya segera ke rumah sakit karena terlalu jauh. Pada saat itu, jika anda bukanlah dokter, sudah pasti anda akan kebingungan bagaimana memberikan bantuan. Padahal, nyawa orang tersebut berada di ujung tanduk. Dan anda kemungkinan besar akan berpikir jika anda berusaha menyelamatkannya mungkin saja resikonya akan menjadi lebih besar.

Namun, sebenarnya kita bisa membekali diri dengan beberapa ilmu medis mengenai apa saja yang boleh dan tidak boleh kita lakukan pada saat darurat.

Dengan beberapa tips sederhana ini, kita bisa menyelamatkan nyawa seseorang dalam kasus-kasus tertentu sebelum pasien sampai ke rumah sakit atau sebelum bantuan medis datang.

Satu contoh kecil, jika anda melihat seseorang yang menggigil, atau berkeringat karena kondisi shock, langkah pertama yang harus anda lakukan adalah bertanya apakah ia mengidap diabetes? Jika jawabannya adalah iya, maka langkah pertama untuk menyelamatkan hidupnya adalah dengan memberikannya makanan yang manis sehingga gula darahnya akan kembali normal.

Dengan cara yang sama, anda bisa menyelamatkan orang lain dalam situasi yang berbeda. Contoh lain, jika anda sedang berhadapan dengan orang yang mengalami kejang, jangan pernah memaksa untuk membuka mulutnya karena hal tersebut bisa menyebabkan rahangnya menjadi patah.


Yang Harus dan Tidak Harus Dilakukan Pada Saat Darurat


Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah beberapa tips mengenai apa saja yang seharusnya kita lakukan atau yang harusnya kita hindari pada saat kondisi kondisi darurat.

1. Kasus keracunan

Jika anda menemukan kasus di mana seseorang keracunan, anda terlebih dahulu harus mengetahui jenis racun apa yang tertelan. Setelah kita mengetahui jenis racunnya, apabila itu bukan racun korosif, anda bisa membantu orang tersebut memuntahkannya.

Namun apabila yang tertelan adalah racun korosif, tidak dianjurkan untuk memuntahkannya karena bisa membuat jalan udara dan paru-parunya terbakar.

Selain itu, menginduksi muntah juga bisa menyebabkan racun masuk ke dalam paru-paru terutama apabila orang tersebut tidak sadar. Hal ini bisa menyebabkan kematian mendadak. Untuk pasien yang keracunan, cara terbaik adalah membawa pasien tersebut ke rumah sakit untuk mendapatkan cuci perut.


2. Kejang-kejang

Apabila anda menemukan orang yang mengalami kejang-kejang, anda harus meletakkan kain atau sesuatu yang lembut dan bisa membuka mulut pasien agar ia tidak menggigit lidahnya sendiri.

Namun pastikan anda tidak memaksakan untuk memasukkan benda apapun terutama apabila mulutnya tertutup rapat. Sebab apabila dipaksakan, rahangnya bisa patah.

Jika hal tersebut tidak mungkin untuk dilakukan, pindahkan orang yang kejang-kejang tersebut dengan memberikan bantal di bawah kepalanya dan segeralah memanggil bantuan.


3. Apabila asam atau zat kimia mengenai mata

Apabila anda mengalami suatu kejadian di mana mata anda terkena asam atau zat kimia tertentu, anda harus segera mencucinya dengan menggunakan air mengalir terus-menerus selama kurang lebih 15 menit tanpa berhenti. Proses ini akan membantu mencuci kimia yang masuk ke dalam mata kemudian obati dengan tetes mata.


4. Keselek

Apabila seseorang kesek sesuatu, atau jika ada benda yang menyangkut di tenggorokan, jangan pernah memasukkan jari anda untuk mengambilnya atau membuatnya memuntahkan benda tersebut. Karena hal tersebut bisa saja yang menyebabkan objek yang tersangkut itu masuk ke dalam saluran pernapasan.

Cara terbaik adalah dengan memberikan dorongan pada perutnya selama 5 kali atau lebih. Namun jangan dilakukan pada anak-anak.


5. Luka bakar

Hindari menerapkan es batu langsung pada luka bakar. Yang pertama harus anda lakukan adalah mengalirkan air biasa pada daerah yang mengalami luka bakar untuk menenangkannya.


6. Jangan lupa menggunakan sanitaiser

Sebelum anda membersihkan luka, pastikan anda menggunakan sanitaiser. Entah itu berupa sabun atau lotion antiseptik agar tangan anda tidak menyebabkan luka menjadi infeksi. Sebab, infeksi akan dengan mudah masuk ke dalam darah melalui kulit yang terkelupas.


7. Terkilir atau keseleo

Apabila anda mengalami keseleo atau apabila anda menemukan orang yang mengalami keseleo dan terkilir, termasuk juga patah tulang, mungkin anda akan terpanggil untuk memberikan pertolongan dengan memberikan pijatan atau menarik kakinya.

Cara tersebut tidak dianjurkan karena bisa memperburuk kondisi serta dapat membuat proses penyembuhan menjadi lebih lama. Alih-alih memberikan pijatan, anda sebaiknya menempatkan es batu di permukaan yang terkilir selama kurang lebih 15 menit sebelum bantuan datang untuk mengurangi pembengkakan.


8. Cara menghentikan pendarahan

Apabila anda menemukan orang yang mengalami luka dan darah tidak berhenti, jangan mengikat bagian yang mengalami pendarahan, misalnya di bagian lengan dengan menggunakan kain dan diikatkan secara kuat untuk menghentikan pendarahan. Cara ini tidak dianjurkan karena dapat menyebabkan kerusakan yang lebih parah apabila darah berhenti mengalir ke daerah lengan.

Sebaliknya, yang dianjurkan adalah menghentikan darah menggunakan kain steril dengan cara menekan bagian yang terluka hingga orang tersebut mendapatkan bantuan.


9. Gigitan ular

Apabila seseorang mendapatkan gigitan, entah itu di kaki atau di tangan, segeralah membebat (mengikat) bagian tangan tersebut dengan kain atau tali secara ketat untuk menghindari penyebaran racun seluruh tubuh.


10. Kelilipan

Apabila sesuatu atau partikel padat masuk kedalam mata anda dan terjebak, menggunakan objek apapun untuk menyingkirkannya dari mata anda tidak dianjurkan. Karena hal tersebut bisa menyebabkan kerusakan pada mata atau mengakibatkan cedera.

Sebaliknya, biarkan dokter atau ahli yang berpengalaman untuk mengambil objek yang terjebak di mata tersebut.


11. Membersihkan dan membalut luka

Jangan pernah menerapkan krim kosmetik atau bedak pada luka karena dapat menyebabkan infeksi berat. Kenapa produk kecantikan juga terkadang mengandung bakteri sehingga mereka tidak steril. Apabila anda mengalami luka, bahan terbaik yang bisa digunakan untuk menghentikan pendarahan adalah dengan menggunakan kapas atau kain steril.

No comments:

Post a Comment