Monday, January 20, 2014

Self Portrait Vector

Satu dua tahun yang lalu, saya tidak menyukai menggambar vector dengan CorelDraw, Adobe Illustrator atau pengolah vector yang lainnya, tapi tidak dengan Adobe Flash saya lumayan menyukainya. Saya lebih semangat membuat gambar bitmap dengan menggunakan Adobe Photoshop karena hasilnya lebih bagus dan mudah dari pada menggambar dengan menggunakan software vector yang memakan waktu lebih banyak dan terkesan manual serta sangat sulit mendapatkan hasil yang realistik menurutku. Tapi itu dulu, sekarang saya mulai menyukai gambar-gambar vector atau gambar-gambar konversi dari bitmap ke vector, itu dimulai dari beberapa bulan yang lalu saat mantan teman saya (baca:istri saya) minta dibuatkan self portrait vector dirinya.

Sejak saat itu saya mulai tertarik dengan gambar-gambar vector, ketika melakukan eksperimen kecil-kecilan mencari self portrait vector untuk dijadikan acuan teknik membuat self portrait vector. Gambar-gambar menarik yang muncul di laman pencarian image.googe.com dengan kata kunci self portrait vector membuat saya memiliki semangat baru, tantangan baru dan rasa cinta yang mulai tumbuh terhadap gambar-gambar vector (so sweet).

Akhirnya saya putuskan untuk mulai belajar menggambar dengan beberapa software seperti CorelDraw dan Adobe Illustrator, karena beberapa alasan akhirnya saya memutuskan untuk menggunakan Adobe Illustrator sebagai software utama walaupun sebenarnya saya juga menyukai CorelDraw.Harga software Adobe Illustrator yang lumayan mahal juga membuat saya harus putar otak. Dan saya putuskan menggunakan Adobe Illustrator Trial, imbasnya jelas! Saya harus menginstall ulang windows dan semua software trial secara rutin setiap bulan.

Bahkan saat ini saya mulai sibuk menggambar ulang beberapa logo-logo perusahaan dunia dan dalam negeri menggunakan Adobe Illustrator dalam bentuk vector.Waktu, ya waktu luang yang saya punya tidak begitu banyak, disamping jam kantor dari pagi hingga sore dan mengajar sepulang dari kantor plus bercengkrama dengan istri, praktis saya hanya punya waktu beberapa jam dimalam hari untuk nongkrongin komputer. Tapi saya masih punya semangat,
walapun yang tersisa masih beberapa watt...

No comments:

Post a Comment