Tuesday, April 25, 2017

Contoh Kepribadian Penyebab Konflik di Tempat Kerja

Bertengkar di kantor
via staticworld[dot]net


Tidak peduli seberapa pun berhati-hatinya kita dalam menghadapi berbagai situasi dan kondisi, kadangkala kita bisa berselisih paham dengan rekan kerja. Tidak seperti teman-teman bergaul yang bisa bebas kita pilih berdasarkan keinginan kita, di tempat kerja kita harus berteman dan bermitra dengan orang-orang yang sama sekali bukan pilihan kita.

Begitu juga dengan berbagai watak dan karakter mereka, kadangkala kita menemukan orang-orang dengan watak dan karakter tertentu yang benar-benar baru. Sehingga, kita perlu untuk belajar dan beradaptasi.

Orang dari berbagai latar belakang yang berbeda yang ada di tempat kerja diminta untuk bisa bekerja sama guna menyelesaikan pekerjaan, untuk meningkatkan produktivitas, dan untuk mencapai goal.

Setiap saat konflik atau perbedaan bisa muncul kapan saja. Dan sayangnya, kita tetap harus menghabiskan waktu lebih dari 6 jam sehari berinteraksi dan bekerja dengan orang-orang tersebut.

Sehingga, kita harus benar-benar bisa menghindari konflik, mengingat mereka adalah orang-orang yang akan kita temui setiap hari (setidaknya 5 hari dalam seminggu) dan dalam jangka waktu yang sangat lama.

Dalam kehidupan sosial, pada umumnya kita berusaha menghindar dari orang-orang yang suka menciptakan gesekan-gesekan di dalam kehidupan kita.

Di dalam kehidupan sehari-hari di luar tempat kerja, orang-orang yang membuat masalah lebih mudah kita atasi, misalnya dengan menghindar atau tidak bergaul dengannya.

Sebaliknya, di tempat kerja hal tersebut tentu sulit untuk dilakukan ketika mengingat kadang-kadang orang tersebut adalah mitra kerja kita.

Walau bagaimanapun, di tempat kerja kita diminta untuk menjaga lingkungan dan interaksi agar tetap sehat. Kita juga diminta untuk bersikap secara profesional terlepas dari bagaimanapun rekan kerja kita bertindak.

Agar tidak menjadi rekan kerja yang mungkin membuat orang lain merasa tidak nyaman. Atau tanpa kamu sadari, kamu menjadi salah satu penyebab konflik di tempat kerja, ada baiknya kamu mengenali beberapa ciri kepribadian penyebab konflik di tempat kerja berikut ini. Sehingga, kamu bisa menghindari menjadi orang tersebut.


1. Kepribadian yang dominan (skeptis dan impulse)


Orang dengan kepribadian dominan biasanya suka blak-blakan dan konfrontatif. Mereka kadang-kadang cepat emosi, terlalu cepat mengambil kesimpulan, dan kurang pertimbangan.

Sedangkan orang-orang yang skeptis, mereka cenderung tidak sabar. Mereka juga cenderung kurang kompak saat diajak untuk maju dan sulit untuk diyakinkan.


2. Jenis kepribadian yang teliti (skeptis dan methodist)


Kepribadian selanjutnya yang sering menyebabkan konflik di tempat kerja adalah mereka, orang-orang yang memiliki kepribadian teliti namun skeptis, kurang lebih sama seperti ciri-ciri kepribadian orang yang dominan pada poin pertama.

Orang teliti biasanya mengambil pendekatan sistematis untuk segala sesuatu yang mereka lakukan. Mereka berorientasi pada detail dan suka berpikir secara logika.

Kepribadian jenis ini kadang-kadang bekerja dengan sangat lambat mengingat mereka berusaha untuk mendapatkan sebuah kesempurnaan.


3. Kepribadian yang sering mempengaruhi


Orang-orang dengan kepribadian yang sering mempengaruhi kadangkala bertindak seolah-olah mereka berada di rumah sendiri. Saat bekerja sama dengan orang lain, mereka sering menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengatur.

Mereka juga bertindak impulsif. Mereka kadang-kadang tanpa banyak pikir bertindak dan menjalankan ide sendiri. Akibatnya, mereka cenderung menolak ide-ide yang bertentangan dengan idenya.


4. Kepribadian yang konsisten (menerima dan methodist)


Orang-orang dengan kepribadian yang konsisten, cenderung bisa mudah diprediksi. Dianggap tidak terlalu banyak menyebabkan gangguan dalam tim. Mereka terlihat memprioritaskan keharmonisan tim di atas segalanya.

Akan tetapi, kepribadian jenis ini tidak memiliki keterampilan dalam memimpin. Mereka tidak bisa membuat produktivitas atau membuat pekerjaan menjadi lebih efektif.

Walaupun terkesan memperlambat pekerjaan, namun bukan berarti mereka menyebabkan pekerjaan menjadi tidak terkontrol.

Di antara 4 tipe kepribadian di atas, konflik biasanya muncul apabila 2 orang dengan dua kepribadian berbeda seperti yang telah disebutkan di atas bertemu. Misalnya, kepribadian yang konsisten apabila di jadikan satu tim dengan orang yang memiliki kepribadian dominan.

Begitu juga apabila orang dengan kepribadian yang teliti digabungkan dengan orang yang memiliki kepribadian yang suka mempengaruhi yang terlalu impulsif, biasanya mereka tidak bisa bekerja sama dengan baik.

Saturday, April 22, 2017

5 Trik Mudah Meningkatkan Konsentrasi Otak

Konesntrasi
via vulcancrew[dot]com


Gagal fokus adalah salah satu kendala terbesar yang seringkali menghambat produktivitas, baik terhadap diri sendiri maupun ketika bekerja. Gangguan sebenarnya tidak hanya kita dapatkan dari dunia luar seperti lingkungan atau orang lain, melainkan gangguan juga bisa kita dapatkan dari diri sendiri.

Jadi, tidak hanya harus mewaspadai orang lain yang menyebabkan kita kurang fokus, melainkan kita juga harus mewaspadai diri sendiri terutama apabila kesulitan untuk mengelola waktu.

Fokus adalah salah satu kunci sukses dan cara untuk meningkatkan produktivitas di tempat kerja. Fokus bisa mempengaruhi hasil maupun timing.

Jika kamu merasa sering kesulitan konsentrasi, tips meningkatkan konsentrasi sederhana berikut ini bisa kamu coba.


1. Manfaatkan doodle


Menggambar doodle
via pinterest[dot]com


Bagi banyak orang, membuat doodle adalah sebuah kebiasaan buruk yang dianggap buang-buang waktu. Tapi tahukah kamu? Menurut penelitian, membuat doodle sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan konsentrasi dan bisa dimanfaatkan sebagai alat untuk berfikir.

Doodle bisa bermanfaat untuk membuat kita lebih produktif dan kreatif. Jika kamu sering menggambar ide-ide, atau menuangkan kalimat dalam sebuah gambar, kamu bisa terus berlatih mengembangkannya.

Karena melalui sebuah gambar sederhana (doodle), kadang-kadang bisa mengingatkan kita akan banyak hal.

Doodle juga kadang-kadang lebih mudah untuk diingat dibandingkan dengan kalimat atau kata-kata.


2. Buatlah daftar apa yang akan kamu lakukan


Todo list
via smallbiztrends[dot]com


To do list merupakan salah satu alat produktivitas yang paling sederhana sekaligus efektif.

Dengan menuliskan apa saja yang akan kamu lakukan sepanjang hari, kamu akan lebih mudah melalui hari dan mengerjakan setiap pekerjaan tanpa harus memikirkan apa yang akan kamu kerjakan selanjutnya.

Dengan adanya daftar pekerjaan yang akan kamu lakukan, itu juga akan membuatmu menghilangkan kebiasaan buruk suka menunda-nunda. Apalagi jika daftar tersebut harus dikerjakan secara berurutan.

Daftar aktivitas yang akan kamu lakukan tersebut akan:
  • Banyak membantumu melakukan pekerjaan tepat pada waktunya
  • Menghindari pekerjaan yang tidak perlu
  • Tidak perlu memikirkan apa yang akan dilakukan nanti
  • Kamu juga tidak perlu repot mencari ide-ide apa yang harus kamu lakukan di sisa hari.


3. Lakukan sesuatu yang berbeda


Ngopi
via reference[dot]com


Jika merasa tidak fokus saat bekerja, cobalah untuk rehat sejenak dan melakukan sesuatu yang benar-benar tidak ada hubungannya dengan pekerjaan.

Tips ini memang terdengar tidak masuk akal, akan tetapi jika kamu mencobanya, kamu akan merasakan perbedaannya. Terutama setelah kamu melakukan aktivitas yang benar-benar berbeda dan kemudian kembali lagi untuk bekerja.

Ini sedikit seperti break untuk mereset otakmu agar bisa mulai lagi dari awal. Jadi, setiap kali kamu merasa terganggu, daripada berusaha terlalu keras untuk berkonsentrasi pada tugas yang kamu kerjakan, cobalah sesekali keluar untuk berjalan-jalan, atau melakukan gerakan gerakan olahraga, mendengarkan 1 lagu, membuat kopi, atau melakukan kegiatan-kegiatan singkat lainnya.

Cara tersebut bisa membantu meningkatkan konsentrasi, membantu menyegarkan kembali pikiran, dan bisa membantu mengembalikan suasana hati.


4. Kunyah permen karet


Permen karet
via watchfit[dot]com


Menurut penelitian, mengunyah permen karet ternyata bisa membantu meningkatkan konsentrasi dan bisa meningkatkan produktivitas. Mengunyah permen karet juga bisa membuat kita fokus lebih lama.

Mengacu pada hasil penelitian yang dilakukan di Cardiff University, mengunyah permen karet adalah cara paling praktis untuk berkonsentrasi penuh secara continue.

Jadi, apabila kamu berencana untuk konsentrasi dalam waktu yang lama dalam sebuah pekerjaan dengan durasi yang panjang, cobalah mengunyah permen karet untuk menambah konsentrasi.


5. Meditasi


Meditasi
via chopra[dot]com


Mungkin kamu pernah mendengar tips yang satu ini. Namun kebanyakan orang-orang hanya fokus pada hasilnya dalam jangka panjang. Padahal, dalam jangka pendek, meditasi juga bisa memberikan hasil yang positif, terutama dalam meningkatkan konsentrasi.

Meditasi tidak hanya bisa meningkatkan kesehatan tubuh, menguatkan sistem kekebalan tubuh, mengurangi tekanan darah, dan mengurangi berbagai macam penyakit, namun juga bisa membantu mengatasi depresi. Beberapa penelitian mengatakan bahwa meditasi bisa mengatasi gejala ADHD.

Meditasi merupakan cara yang bisa kamu coba untuk meningkatkan konsentrasi dan menenangkan pikiran. Banyak orang di luar sana menggunakan teknik ini sebagai solusi instant meningkatkan konsentrasi di tempat kerja.

Satu sesi meditasi yang dilakukan 5 menit saja, cukup bisa diandalkan membantu mengembalikan konsentrasi. Caranya;
  • Ambil nafas dalam-dalam untuk mengambil lebih banyak oksigen
  • Keluarkan secara perlahan
  • fokus
  • Buat pikiranmu tenang

Thursday, April 13, 2017

7 Kebiasaan yang Akan Membuatmu Menjadi Lebih Menarik

“Membuat diri menjadi menarik” yang saya maksudkan, bukan membuatmu terlihat lebih menarik dalam arti lebih cantik. Tapi, kita tahu bahwa kita bisa memandang seseorang dan menjadi tertarik tidak hanya disebabkan karena wajah yang cantik kan? Melainkan juga bisa dari kepribadian dan hal positif yang dilakukannya.

Walaupun tidak banyak orang yang berbicara mengenai “bagaimana caranya tampil lebih menarik,” namun di dalam hati kita masing-masing, pasti kita ingin terlihat menarik.

Yang jelas, bukan dengan wajah yang sempurna melainkan dengan kualitas yang bisa menjadi magnet.

Sejenak, coba kita lupakan mengenai penampilan luar yang mengandalkan make up, yang jelas-jelas membutuhkan biaya, baik itu untuk perawatan, pembelian make up, dan, beauty is not last forever... :D.

Selain tampil sempurna dengan kecantikan wajah, satu rahasia yang tidak boleh kamu kesampingkan adalah, kamu tetap bisa atraktif dan menarik melalui kepribadian dan dengan melakukan kebiasaan baik. Apa saja kebiasaan baik yang bisa membuatmu terlihat lebih menarik?


Suka memberi surprise


Kejutan
via zastavki[dot]com


Siapapun kita saat diberikan kejutan, tentunya kejutan yang menyenangkan dan positif, pasti kita akan merasa tersanjung.

Tidak perlu menjadi pacar, suami, atau orang dekat untuk memberikan surprise. Kita bisa memberikan surprise kepada siapa saja.

Surprise juga tidak harus berupa benda-benda mahal. Sesuatu yang sepele, bahkan, seperti memberikan ucapan selamat kepada bukan teman dekat bisa membuat kita menjadi lebih menarik di mata orang lain.

Apalagi jika kita sering memberikan kejutan kepada orang-orang dekat seperti keluarga atau teman kantor. Tentunya hal tersebut akan membuat kita jauh lebih dihargai dan terlihat jauh lebih positif.


Jangan ragu mengatakan "tidak" ketika kamu benar-benar tidak mau


Katakan tidak
via localmedia[dot]sg


Kita yang tinggal di Indonesia memang punya budaya yang kadang terasa aneh, namun bagi sebagian besar orang dianggap biasa saja. Budaya tersebut adalah budaya "tidak enakan." Alias budaya tidak bisa menolak, dan selalu bilang "iya" saat mereka seharusnya bilang “tidak.”

Mengatakan tidak memang sangat berat. Akan tetapi, kamu harus mulai jujur terhadap diri sendiri dan orang lain. Sehingga orang lain pun akan bisa lebih menghargai kamu terutama soal kejujuranmu pada diri sendiri dan kepada orang lain.


Lakukan sesuatu yang baik untuk orang lain


Membantu menyebrang
via squarespace[dot]com


Orang lain yang saya maksud bukan orang-orang dekat. Melainkan orang-orang asing yang mungkin belum kamu kenal atau yang baru kamu kenal.

Melakukan hal-hal baik tidak harus selalu berupa hal-hal yang besar. Menunjukkan kebaikan yang sederhana sekalipun, misalnya; memperingatkan orang untuk tidak duduk di kursi karena kursi tersebut basah, membantu orang tua menyeberang, memberikan tempat duduk bagi ibu-ibu di kereta atau di bus, dan melakukan berbagai bentuk kebaikan sederhana lainnya akan membuatmu jadi lebih menarik.


Tinggalkan egomu dan belajarlah dari orang-orang baik di sekitarmu


Belajar dari orang lain
via sky[dot]com


Pernahkah kamu menghitung berapa kali kamu mengeluh dalam sehari? Dan pernahkah kamu menyadari jika banyak orang di luar sana yang juga sering mengeluh. Keluhan yang paling sering diungkapkan biasanya adalah keluhan mengenai ‘kehidupan yang dirasa begitu tidak adil dan menyebalkan.’

Tapi apa untungnya mengeluh? Apakah mengeluh bisa menyelesaikan masalah? Apakah mengeluh bisa membuatmu merasa menjadi lebih baik? Atau, bahkan sebaliknya?

Sadar atau tidak sadar, sering mengeluh akan membuat orang lain memandang kita negatif. Sering mengeluh akan membuat orang lain melihat kita menjadi pribadi yang tidak menarik.

Sebaliknya, tidak mengedepankan ego, tidak mengeluh, dan berpikir lebih pintar untuk meraih kesuksesan, akan membuat kita menjadi lebih menarik.

Salah satu cara meninggalkan ego adalah dengan belajar dari orang-orang sukses di sekitar kita. Kamu bisa belajar bagaimana caranya menjadi orang yang pintar, kaya, menyenangkan, sukses, berpengaruh, dll, jangan ragu untuk belajar dari orang lain.


Buat dirimu lebih antusias


Antusias
via ping-technologies[dot]com


Jika kamu ingin tahu segala sesuatu, kamu akan menjadi lebih aktif, lebih menyenangkan, lebih rajin berbicara, dan lebih suka menyapa orang lain terlebih dahulu.

Semakin besar keingintahuanmu mengenai sesuatu, maka kamu akan lebih sering memulai percakapan, kamu akan menjadi lebih ramah dan terkesan tidak membosankan.

Namun bukan berarti kamu harus mengorek kepribadian orang lain. Ingin tahu yang saya maksud adalah; ingin tahu seputar kunci kesuksesan orang lain, bagaimana orang-orang pintar belajar, atau yang sejenisnya.


Tetaplah tenang ketika orang lain marah kepadamu


Marah
via webmd[dot]com


Ini adalah pekerjaan yang berat bagi banyak orang. Tetap tenang dan tidak membalas ketika orang meluapkan kemarahannya kepada kita, kadang-kadang dianggap sebagai sesuatu yang mustahil.

Namun kamu tetap bisa melakukannya. Tentu bukan sesuatu yang menyenangkan ketika orang lain meluapkan kemarahannya atau berteriak-teriak kepada kita.

Kadang-kadang kita merasa harga diri kita diinjak-injak, kadang kadang kita merasa emosi, kadang-kadang kita merasa begitu direndahkan, padahal, jika kita membalas, kita pun akan memberikan perasaan yang sama terhadap orang lain.

Menahan diri (bersabar) dan tetap tenang ketika orang marah kepada kita akan membuat kita terlihat jauh lebih menarik.

Mengalah bukan berarti kalah. Dan dengan kepala dingin kita bisa mencari solusi yang lebih baik untuk menyelesaikan konflik.

Tetap tenang akan membuat kita memiliki hubungan yang lebih baik terhadap orang lain bahkan hubungan yang tadinya mungkin kurang erat bisa menjadi sangat erat jika kita bisa menghadapi segala sesuatu (masalah) dengan kepala dingin.


Membuka percakapan


Menyapa duluan
via dailymail[dot]co[dot]uk


Terlalu pendiam dan cenderung pasif akan membuatmu tidak terlihat menarik. Sebaliknya, aktif membuka percakapan atau memulai pembicaraan terlebih dahulu akan membuatmu terlihat lebih percaya diri dan menarik.

Tidak peduli apakah itu teman dekat atau orang asing, kamu selalu bisa dan memiliki kesempatan untuk membuka percakapan terlebih dahulu.

Pernyataan-pernyataan sederhana, ungkapan ungkapan yang jujur (pujian), atau menanyakan kabar seseorang akan membuat dirimu terlihat menarik.